JURUREJO.NGAWIKAB.ID,- Bimtek keuangan yg di selenggarakan  di Hotel Lor In Solo ( 19-21/03 ) Keberhasilan sebuah desa tergantung pada tim perencanaan pembangunan desa,” tutur ibu Farida di awal sesi.

Materi pada sesi ini begitu luas karena mencakup pengelolaan keuangan desa secara umum. Dimulai dari wewenang tiap perangkat desa, perihal perubahan peraturan kepala desa (perkades) yang dapat mendahului perubahan peraturan desa (perdes) dalam hal kedaruratan bencana, administrasi pemerintahan desa, potensi BUMDes, hingga kebijakan-kebijakan umum dalam pengelolaan Dana Desa.

Foto saat Bimtek berlangsung

Hari kedua Bimtek Perangkat Desa se-Kabupaten Ngawi (20/03) di Hotel Lor In Solo dimulai dengan materi yang diisi dari Dra. Farida Kurnianingrum, MM dari Ditjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri. Inti dari sesi kedua dan ketiga ini merupakan bagaimana penyikapan Desa dalam kegiatan kedaruratan bencana (dalam hal ini pandemi COVID-19) di tingkat Desa.

Prioritas penggunaan Dana Desa diatur dan diurus oleh Desa berdasarkan kewenangan desa. Hal ini diarahkan untuk program dan kegiatan percepatan pencapaian SDGs Desa, melalui:

Pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa

Program prioritas nasional sesuai kewenangan desa

Adaptasi kebiasaan baru

Tantangan dalam pengelolaan keuangan desa sangatlah beragam. Dari segi regulasi, kapasitas kades dan prades, partisipasi kelembagaan masyarakat, kecukupan anggaran, transparansi dan akuntabilitas, serta pembinaan dan pengawasannya. Oleh karena itulah, setiap unsur berperan penting dalam proses di tiap tahapan pengelolaan keuangan desa.

Share and Enjoy !

Shares