TAHUN 2025 MENJADI TARGET SELESAINYA PROGRAM “PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP” (PTSL)

TAHUN 2025 MENJADI TARGET SELESAINYA PROGRAM “PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP” (PTSL)

JURUREJO.NGAWIKAB.ID,- “Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL di Jatim selesai tahun 2025 tapi jika dibantu gubernur akan selesai maju pada 2023,” kata Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam sambutannya.

Presiden mengingatkan pentingnya sertifikat tanah bagi masyarakat yaitu untuk mencegah adanya konflik atau sengketa lahan.

“Yang sudah pegang sertifikat bisa ayem.  Di situ sudah jelas nama, alamat, luas, pemilik tanah,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara juga mengingatkan warga untuk menyimpan dan menggunakan sertifikat tanah dengan sebaik-baiknya.

“Banyak yang ingin menggunakan untuk pinjam uang di bank, boleh tapi harus hati-hati, dihitung dengan teliti. Jangan sampai gagal bayar, sertifikat hilang, barang atau kendaraan juga ditarik oleh dealer,” kata Presiden Jokowi.

Acara Vidcon penyerahan sertifikat tanah kepada rakyat Indonesia oleh pak Jakowi Presiden R I.

Telah disampaikan bahwa progran percepatan PTSL harus selesei di Tahun 2025

Untuk itu bagi warga masyarakat umkm yang status tanahnya  masih berupa petok/ leter C, maka dapat mendaftar shat (Sertifikat Hak Atas Tanah ) melalui Kasunnya masing masing  untuk  pengajuan  permohonan kepada pemerintah ( BPN ) melalui Dinkop Ngawi dengan persyarakatan :

1. Foto kopi KTP.

2. Foto kopi KK

2. Surat keterangan kepemilikan tanah.

3. SPPT .

4. Surat keterangan usaha.

Masing masing rangkap 2,Bagi Desa atau Kelurahan yang masuk zona PTSL.

Share and Enjoy !

Shares
Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap ( PTSL ) Untuk Pelaku UMKM Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2020 Desa Jururejo Kecamatan Ngawi

Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap ( PTSL ) Untuk Pelaku UMKM Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2020 Desa Jururejo Kecamatan Ngawi

JURUREJO.NGAWIKAB.ID, – Sosialisasi PTSL Desa Jururejo, Kamis, 05 Maret 2020 di Aula Kantor Desa Jururejo. yang di hadiri dari Dinas Koprasi dan Usaha Menengah yang di wakili, Kasi Pengembangan USP, Anita Endah .M dari Dinas BPN, Andik A Pengadminitrasian Umum, Wijono.

Desa Jururejo salah satu peserta Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), di ikuti 200 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro UKM, dari berbagai jenis usaha.

Katagori usaha yang dapat disertakan dalam mengikuti program PTSL ini antara lain, dagang, warung, katering, pertanian, jasa, toko klontong, toko sembako, agen gas, Las, tiang, bakso, mie ayam, masih banyak yang lain

Diharapakan adanya pensertifikatan masal hasil kerja sama Dinas Koprasi dan Badan Pertanahan Negara (BPN) ini kelak dapat meningkatkan Permodalan Usaha bagi pelaku UMKM masyarakat Desa Jururejo.

Share and Enjoy !

Shares
Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap ( PTSL ) Untuk Pelaku UMKM Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2020 Desa Jururejo Kecamatan Ngawi

Rapat Evaluasi PTSL Tahun 2019 Kantor Pertanahan Kab.Ngawi

JURUREJO.NGAWIKAB.ID Untuk meningkatkan Pelayanan terhadap Masyarakat Khususnya terkait dengan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengakap (PTSL) Tahun 2019 Kantor Pertanahan BPN Kab.Ngawi mengadakan Rapat Evaluasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 dilaksanakan pada Hari Jum’at tanggal 03 Mei 2019 di Ruang Sadewo Rumah makan Notosuman jl Raya Ngawi -SoloDi buka oleh Bapak Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Ngawi Bapak Ir.Winduno.M.Eng.Sc mengharapakan kinerja para petugas PTSL berjalan dengan lancar tahap demi tahap dan alhamdulilah dan semoga kita bisa mendapat peringkat yang ke 15 di antara kantor dinas lainnya.Pengarahan dan penjelasan berikutkan oleh Bapak seksi Badan Hubungan Hukum Pertanahan Kabupaten Ngawi Bapak Murtoyo sebagai Koordinator Yuridis PTSL tentang kesiapan Data PTSL dan alhhmdlh sudah ada 4 Desa yang sudah selesai yaitu Desa Beran ,Desa Karang Asri ,Desa Grudo dan Desa Jururejo. Bagi Desa Desa lain yang belum masuk di harapkan semakin hari semakin bertambah cepat ,adapun secara teknis dilapangan masih juga terkendala dari masyarakat beberapa Faktor Kendala di Lapangan1. Terutama pengumpulan Nik KTP2. NOP SPPT nya tidak ada3. Warga yang masih bekerja di luar wilayah Ngawi4.Kurangnya koordinasi antara koordinator ukur dan Admin Desa5.Admin Desa Kurang mendapat sport dari perangkat Desa. bagi Desa yang saat ini sudah menjadi /mengikuti Program PTSL tidak akan diikut sertakan PTSL berikutnya penjelasan ditutup dengan ucapan terima kasih dan di lanjutkan oleh Bapak Bambang yang mewakili Bapak Junaidi sebagai Koordinator Fisik ,ada 26 Desa yang mengikuti Program PTSL Tahun ini.sampai berita ini diturunkan acara masih berlanjut dengan tanya jawab.(om Lee Khan)

Share and Enjoy !

Shares