PENETAPAN ANGGOTA BPD BARU DESA JURUREJO

PENETAPAN ANGGOTA BPD BARU DESA JURUREJO

JURUREJO.NGAWIKAB.IDHari yang begitu membahagiakan ,Hari jum’at Tanggal 03 Mei 2019 buat seluruh warga Desa Jururejo.Terkait dengan terpiihnya calon Anggota BPD Desa Masa periode tahun 2019-2025 .Dalam sambutannya bapak Didik Prasetyo selaku kepala
Desa aktif berpesan kepada anggota BPD baru agar dapat bekerja sama dengan pemerintahan desa dgn baek .dan dapat memberikan kontribusi masukan masukan demi terwujudnya desa jururejo yang harmonis , maju ,aman dan sejahtera dan bekerja lebih baek lagi.Bapak Didik juga berpesan dan minta maaf terkait dengan dirinya yang tidak mencalonan diri untuk maju sebagai kades lagi sebab masih banyak tanggungan keluarga yang perlu konsentrasi sendiri. Dan meminta para calon yaitu dua calon kades baru bpk Ninin Alfandi dan bpk sutrisno siapapun yg terpilih akan dapat membawa perubahan kemajuan buat desa jururejo.

Sambutan ke dua di sampaikan oleh panitia penjaringan pemilihan BPD Desa Jururejo bapak Joko Trisilo mengucapkan minta maaf jika selama masa penjaringan dan penetapan hari ini bila banyak kesalahan dan kurangnya tranparansi soal penjaringan, namun semua sudah sesuai prosedur yang telah di tetapkan sesuai aturan yang berlakuYang ke tiga sambutan oleh ketua BPD yang lama Bapak Partono yang selama ini mendampingi dan turut memberikan sumbang sih idendan gagasan untuk kemajuan Desa Jururejo apa apa yang telah tercapai dimohonkan agar BPD baru melanjutkan dan bekerja yang se optimal mungkin dalam melaksanakan tugasnya.Jururejo bangkit Jururejo membangun itulah semangat yang di tularkan BPD lama ke BPD baru….selamat kepada BPD Baru selamat menjalankan Tugas.( Om Lee Khan)

Share and Enjoy !

Shares
Optimalkan Pengelolaan Website Desa, Diskominfo Latih Operator Desa Se-Kab. Ngawi

Optimalkan Pengelolaan Website Desa, Diskominfo Latih Operator Desa Se-Kab. Ngawi

Sesuai dengan apa yang diamanahkan dalam Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintaan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kabupaten Ngawi senantiasa meningkatkan penerapan SPBE atau E-Government ini. Salah satu wujud keseriusan tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Evaluasi Pengelolaan Website Desa se-Kabupaten Ngawi pada hari Rabu, 24 April 2019 mengambil tempat di Ngawi Command Centre Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi.

Acara dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Mas’ud, M.Si, M.Hum didampingi oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. Sutrisno, M.Si. Dalam isi sambutannya, Mas’ud menyampaikan tentang perubahan yang ada khususnya dalam pengelolaan informasi dan komunikasi pada zaman ini. Membandingkan pengelolaan informasi pada masa sebelumnya, Mas’ud melihat betapa pentingnya penguasaan teknologi, khususnya internet dan web dalam menyebarluaskan informasi secara efektif dan efisien.

Berbeda pada kegiatan sebelumnyam, pada kesempatan ini turut diundang dan hadir adalah para Kaur Keuangan dari masing-masing Desa. Hal ini terkait dengan implementasi Transparansi Informasi Publik di masing-masing Desa yang direncanakan akan diintegrasikan dengan aplikasi berbasis mobile. Artinya, informasi tentang APBDesa tidak hanya bisa dikonsumsi melalui media fisik seperti Baliho, Poster dan semacamnya. Namun di era digital ini, informasi tentang APBDesa juga dapat disaksikan melalui Smartphone publik.

Untuk materi yang diberikan pada kegiatan ini antara lain pembuatan berita, pengelolaan peta desa dan manajemen konten melalui smartphone. Materi dipandu oleh Lorensius Anang, ST.,MT beserta Tim Relawan TIK Karesidenan Madiun. Lorensius Anang sendiri sehari-harinya adalah Dosen Fakultas Teknik di Universitas Widya Mandala Madiun. Sebagai salah satu pegiat Relawan TIK, Lorensius Anang tak henti-hentinya memotivasi peserta latih untuk semangat mengelola website desa masing-masing.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kali kedua yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Ngawi bekerja sama dengan Relawa TIK (Karesidenan Madiun) yang diawali tepatmya pada tahun 2018 dengan melibatkan seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi sebagai peserta latih. Hasilnya, seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi telah memiliki website yang aktif dan dinamis meskipun bukan tanpa kendala. Mengingat kapasitas Ngawi Command Centre,  untuk menyasar seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi (213 Desa, 4 Kelurahan) kegiatan ini berlangsung selama 7 hari dengan jadwal setiap harinya menghadirkan 2 hingga 3 Desa.

 

Share and Enjoy !

Shares